Aborsi di Closed Pujasera, Polisi Tangkap SPG Rokok
Foto
"
"
Senin, 8 Februari 2010 | 22:40 WIB
Laporan :
Laporan: Rino Syahril
Sandra (21), seorang Sales Promotion Girls (SPG) rokok yang diduga telah melakukan aborsi dan membuang bayinya di dalam closed tempat hiburan atau pujasera di Jalan Sultan Syarif Kasim, Senin (8/2), masih terbaring lemah di RS Bhayangkara Polda Riau Jalan Kartini.
Wanita asal Jakarta ini ditangkap Tim Opsnal Polsekta Lima Puluh, Minggu (7/2) di tempa kosnya. Sandra yang dijumpai Tribun membantah dirinya sengaja menggugurkan anak yang dikandungnya sudah berumur lima bulan tersebut. Menurut Sandra, dia sudah bertekad akan melahirkan anak hasil hubungan luar nikahnya itu.
Dijelaskan Sandra, Minggu malam itu dia tetap bekerja seperti biasa dan tiba- tiba perutnya mulas dan hendak buang air besar. "Karena sudah tidak tahan lagi saya langsung lari ke toilet," ucapnya.
Saat itu tanpa disadari, kata Sandra, bayi yang dikandungnya langsung keluar. "Padahal saya tidak ada makan obat untuk menggugurkan anak," ujarnya.
Melihat anak yang dikandungnya keluar dan perutnya terasa sakit, Sandra langsung berlari keluar toilet dan hendak pergi ke dokter. "Tapi karena badan saya lemah, akhirnya saya pulang ke rumah dan istirahat," ucapnya.
Setelah beberapa menit di rumah, kata Sandra, polisi datang menangkapnya dan malam itu juga dirinya dibawa ke kantor Polisi. "Malam itu juga saya dibawa kemari untuk mendapatkan perawatan," ucapnya sambil mengusap air mata. (han)