Kesal Anak Tak Diberi Makan, Orangtua Murid Bakar Sekolah
"
"
Selasa, 2 Maret 2010 | 16:13 WIB
Laporan :
Sekelompok orangtua membakar sebuah sekolah di Filipina tengah karena kesal anak-anak mereka tidak diberi makan, sebagaimana dijanjikan sebuah program pemerintah. Program pemberian makan itu bertujuan untuk meningkatkan jumlah kehadiran anak-anak di sekolah.
Peristiwa itu terjadi di Provinsi Pulau Masbate. Kepala polisi wilayah itu, Ed Benigay, Selasa, mengatakan, sebuah gedung sekolah, Gaib Elementary School, hanya tinggal dinding yang hangus terbakar. Tidak ada yang terluka dalam kejadian tersebut karena sekolah itu kosong ketika dibakar semalam.
”Hal itu dilakukan beberapa orangtua yang tidak puas yang dilaporkan jadi marah terhadap sejumlah guru atas perlakuan diskriminatif terkait program makanan untuk sekolah,” kata Benigay.
Dia mengemukakan, para orangtua murid itu menuduh para guru tidak memberi anak-anak mereka cukup beras. Berdasarkan program pemerintah, ”Food for School” yang bertujuan mendorong anak-anak datang ke sekolah, setiap murid di wilayah miskin itu diberi 1 kilogram beras setiap hari.
Pembakaran sekolah itu menyebabkan hampir 150 siswa berusia 5-10 tahun tidak lagi punya ruang kelas dan sejumlah dokumen penting juga hilang. Pihak kepolisian mengatakan, belum ada orang yang ditangkap, tetapi para pelaku akan segera diproses secara hukum.(kc/ses)