/ Home / Fenomena /
Ular Misterius Muncul di Lukisan Ratu Elizabeth I

" Lukisan Ratu Elizabeth I milik National Portrait Gallery yang menggambarkan Ratu sedang memegang bunga mawar. Samar-samar, gambar bunga mawar itu Ratu. "
Senin, 8 Maret 2010 | 09:41 WIB
Laporan :

Gambar ular misterius yang melingkar muncul dalam lukisan abad ke-16 yang menggambarkan Ratu Elizabeth I, demikian disampaikan National Portrait Gallery di London.

Menurut para peneliti, ular itu dalam versi aslinya digambarkan sedang melingkar di jari-jari ratu. Namun gambar ular tersebut sepertinya dianggap kurang cocok sehingga oleh pelukisnya di menit terakhir diganti dengan lukisan seikat mawar. Kini, setelah bertahun-tahun kemudian, sang ular muncul lagi karena lukisan termakan umur dan memudarkan gambar bunga mawarnya.

Adapun lukisan ini diciptakan oleh seniman yang tidak dikenal pada tahun 1580-an atau awal 1590-an. Lukisan ini belum dipajang di galeri London sejak 1921 tapi akan menjadi bagian sebuah pameran bertema The Changing Faces of Elizabeth I, dari 13 Maret - 26 September.

Menurut kurator gallery, seekor ular kadang-kadang digunakan untuk melambangkan kearifan, kebijaksanaan dan kekuasaan penghakiman, tetapi makhluk-makhluk bersisik itu juga dikaitkan dengan simbol setan dan dosa asal. Nah, pelukis mungkin menghapus lambang ular karena alasan dua pengertian berbeda itu.

Ular yang ada dalam genggaman Ratu berwarna hitam tetapi memiliki sisik biru kehijauan dan hampir pasti dilukis berdasar imajinasi karena lebih mirip naga daripada ular sebenarnya.

Dalam pemotretan sinar-X ditemukan juga wajah wanita lain yang identitasnya tidak diketahui. Wajah perempuan tak dikenal itu menghadap ke arah yang berlawanan dan dalam posisi yang lebih tinggi daripada wajah ratu. Mata dan hidung di wajahnya tertutup oleh dahi Ratu Elizabeth.

Galeri foto yakin wajah perempuan itu adalah lukisan awal karya pelukis berbeda yang ditutup dengan lukisan wajah Ratu. Hal tersebut  menunjukkan bagaimana lukisan abad ke-16 kadang-kadang didaur ulang oleh seniman.

Wanita yang tak dikenal itu tampak mengenakan kerudung Prancis, dengan pakaian bergaya tahun 1570-1580-an. Artinya ada selang waktu beberapa tahun sebelum lukisan itu kembali didaur ulang untuk melukis potret Elizabeth. (kc/san)

KOMENTAR ANDA

komentar : Silahkan Isi Komentar anda dengan tidak menyinggung SARA
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 IT tribunpekanbaru.com (Dinoz). All rights reserved