PEKANBARU, TRIBUNPEKANBARU.COM - Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menjamin keamanan soal-soal Ujian Nasional (UN) SMA/MA dan SMK yang akan dilaksanakan 22 Maret mendatang. Pengamanan soal dilakukan secara berlapis oleh pihak kepolisian hingga pengawas independen.
Bahkan pada hari 'H" pelaksanaan UN soal didistribusikan dari Kantor Dinas Pendidikan kabupaten/kota ke sekolah-sekolah mulai pukul 05.00 WIB subuh. Artinya, soal UN tak dibiarkan menginap di sekolah sebelum UN dimulai. Soal UN itu nantinya dijemput oleh pihak sekolah dan dikawal oleh polisi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Yuzamri Yaqub mengatakan, kemungkinan soal UN SMA/MA dan SMK diterima Disdik kabupaten/kota dari Disdik Riau tiga hari menjelang pelaksanaan.
"Kemungkinan soal UN diterima Jumat (19/3) dan diinapkan di aula Disdik dengan pengawalan polisi selama 24 jam. Nah, pada hari 'H' soal dijemput oleh pihak sekolah mulai pukul 05.00 WIB demi menghindari kebocoran soal," kata Yuzamri.
Menurut Yuzamri, sehari setelah soal diterima dari Disdik, seluruh kepala sekolah akan diundang ke aula Disdik untuk mengecek kelengkapan berkas soal. Pengecekan semua berkas soal tetap dalam pengawasan polisi, dan soal tidak boleh dibuka tetapi hanya diperiksa kelengkapannya.
Saat soal UN didistribusikan pada Senin subuh, tetap dengan pengawalan dan pengawasan yang begitu ketat. Hal itu menurut Yuzamri agar peluang terjadinya kecurangan kecil dan bisa dikatakan tidak mungkin. Apalagi para pengawal maupun pengawas telah bersumpah dalam menjalankan tugasnya. (han)