UN, Satu Sekolah Diawasi Satu Tim Pengawas Independen
"
Ilustrasi Siswa yang Gagal Ujian Nasional "
Sabtu, 13 Maret 2010 | 17:50 WIB
Laporan :
Laporan: Junaidi
PEKANBARU, TRIBUNPEKANBARU.COM - Pembantu Rektor I Universitas Riau, Dr Aras Mulyadi menyatakan saat penyelenggaraan ujian nasional (UN), satu sekolah akan diawasi oleh satu orang tim pengawas independen (TPI) dari perguruan tinggi. TPI ini menurut Aras sudah dibentuk dengan melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Riau.
Selain sebagai pengawas dalam bentuk tim, perguruan tinggi juga dilibatkan sebagai pemantau. "Bedanya pemantau dengan pengawas adalah pengawas bisa masuk kelas, sedangkan pemantau tidak," ujar Aras.
Nantinya TPI bertugas mengawasi proses pencetakan soal, distribusi soal, serta saat pelaksanaan ujian. Nantinya pengawas dibutuhkan untuk mengawasi pelaksanaan ujian nasional di 524 SMA dan MA se Riau.
Sekretaris Dinas Pendidikan Riau, Raja Agustiarman juga mengatakan hal yang sama. "Pengawasan kan ada dari TPI (tim pengawas independen-red), ada pengawas ruangan, ada pengawas SKPD-nya, pengawas lembaganya. Pelaksanaan di lembaga itu orang luar yang ngawas," ujar Agustiarman.
Beberapa ketentuan baru di bidang pengawasan ujian juga sudah dibuat untuk mencegah pelanggaran. "Nantinya tidak hanya siswa boleh membawa alat-alat elektronik. Pengawasnya pun tak boleh membawa handphone dan barang lainnya. Pengawas independen, pada UN kali ini boleh masuk kelas. Kalau dulu tak boleh masuk kelas. Itu salah satu perbedaannya," kata Agustiarman. (han)