PADANG, TRIBUN - Tanah longsor melanda Lembah Anai di perbatasan Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang Panjang, Sumatera Barat , Sabtu (13/3) sekitar pukul 16.00 WIB.
"Hujan lebat yang mengguyur sejak pukul 16.00 WIB mengakibatkan longsor di Lembah Anai di perbatasan Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang Panjang," kata Koordinator Satkorlak Penanggulangan Bencana (Satkorlak PB) Sumbar Ade Edwar di Padang.
Menurut dia, longsor di Lembah Anai Kabupaten Padangpariaman juga disertai tumbangnya sebuah pohon beringin besar.
Dia menambahkan, pohon tumbang itu menimpa sebuah mobil APV yang belum diketahui nomor polisi yang kebetulan melewati jalur Bukittingi menuju Kabupaten Padangpariaman.
"Sebuah mobil APV dari Jurusan Padang-Bukittingi tertimpa pohon tersebut, dan lima orang yang mengalami luka dilarikan ke rumah sakit Yarsi Padangpanjang, satu orang meninggal dunia," katanya.
Dia mengatakan, untuk sementara waktu jalan dari arah Bukittinggi menuju Kabupaten Padangpariaman ditutup bagi para pengendara. Guyuran hujan membuat material pada tebing di atas jalan Bukittingi-Padangpariaman menutupi badan jalan.
"Kami masih menunggu pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengangkat material yang menimbun badan jalan tersebut, diperkirakan jalan Padang-Solok kembali normal besok," katanya.
Dia menambahkan, saat ini jalan lintas Bukittinggi-Padangpariaman terjadi antrean panjang kendaraan.
"Bagi para pengendara yang mau berpergian dari arah Padang menuju Bukittinggi harus memutar arah," katanya.
Dia menghimbau pengendara yang mau berpergian untuk berhati-hati karena hampir pada setiap musim hujan kawasan itu menjadi langganan longsor.
"Pascagempa 7,9 SR yang mengguncang Sumbar pada 30 Sepetember 2009 beberapa daerah masih rawan longsor, banjir, sehingga sebaiknya menunda perjalanan yang melewati daerah rawan longsor," kata Ade Edward. (ant)