PEKANBARU, TRIBUN- Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), pada Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang diselenggarakan Kopertis Wilayah X, hingga tes Psychometric Enterpreneurship Indexs ikut ambil bagian.
Dalam seleksi yang dilakukan di UMRI ini, daru UMRI ada empat kelompok yang terdiri dari masing-masing kelompok ada yang empat dan lima orang dengan jumlah 19 orang. Kemudian ada juga dari perguruan tinggi swasta lainnya, antara lain Politeknik Bengkalis dan Stifar, dengan total 28 orang.
Expert bidang kewirausahaan Kopertis Wilayah X, Isteti Murni kepada Tribun Pekanbaru mengatakan prosedur mengikuti program ini, berwala dari sosialisasi yang telah dilakukan beberapa bulan lalu tentang Program Mahasiswa ini, yang dilaksanakan di Gedung LPMP UNP Padang, Sumatera Barat bulan April 2010 lalu.
Kemudian mahasiswa menyerahkan proposal mereka yang berkaitan dengan kegiatan usaha yang akan mereka kembangkan. dari 126 proposal terseleksi 50 proposal. Hingga kini terdapat
"Setelah tes Psychometric yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana jiwa kewirausahaan yang ada pada mereka, mereka akan mempresentasikan proposal mereka masing-masing," ujar Isteti.
Pemaparan proposal ini, menurut Isteti sangat penting, karena melalui pemaparan ini, pihaknya dapat menilai sejauh mana kegiatan usaha yang diajukan oleh mahasisiwa memiliki potensi pasar yang besar. Karena seleksi lebih akurat dan menyeluruh.
Dalam seleksi ini, meskipun mereka secara berkelompok, namun ada juga tes secara individual mereka masing-masing. "Setelah mereka lulus tes ini, mereka akan mendapatkan pembekalan dan magang sesuai dengan bidang wirausahanya," katanya.
Dalam program ini, nantinya setelah mereka selesai magang, barulah dikucurkan dananya satu orang Rp8 juta, yang diberikan 2 tahap. Tahap pertama 70 persen, kemudian dimonitoring bagaimana hasilnya, jika bagus baru dikucurkan 30 persen lagi. Jika tidak akan dilakukan evaluasi.
(cr7)