JAKARTA, TRIBUNPEKANBARU.COM - Wakil Ketua Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi, M Jasin, kehilangan pistol. Senjata api genggam itu hilang saat Jasin melakukan kunjungan ke daerah.
"Seluruh pimpinan memakai jenis yang sama yakni Walther," kata Wakil Ketua Bidang Pencegahan KPK, Haryono Umar, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/7).
Sebelumnya, Jasin mengakui pistol miliknya hilang akibat kelalaian dirinya. Haryono menjelaskan, pistol itu dibeli dengan anggaran KPK. Pistol itu diberikan kepada pimpinan, deputi, dan penyidik.
"Fasilitas pistol diberikan untuk keamanan diri," jelasnya.
Mengenai hilangnya pistol milik Jasin, Haryono menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada internal KPK. "Dan sudah mendapatkan pergantian," jelasnya.
Menurut Haryono, dirinya juga mendapatkan jatah pistol, namun dia memutuskan menitipkan senjata itu ke pihak Sekretariat KPK. Pada 2007, KPK menganggarkan pembelian 100 pucuk pistol. Pengadaan senjata itu menghabiskan dana Rp1.6 milyar.(ema)