IMI Pesimis Balap Motor Tak Dipertandingkan di PON Riau
otomotifnet
"
"
Kamis, 12 Februari 2009 | 12:39 WIB
Laporan :
IMI Pesimis Balap Motor Tak Dipertandingkan di PON Riau
PEKANBARU, TRIBUN-- Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Riau akan menggelar Rapat Kerja (Raker) untuk menyusun program tahun 2009, 18 Februari ini di Pekanbaru. Beberapa agenda penting bakal dibahas dalam rapat kerja tahunan ini. Termasuk sosialisasi tentang peraturan pertandingan dan oraganisasi terbaru terhadap klub-klub anggota IMI Riau.
Agenda rutin lainnya di Raker tersebut, memberi penghargaan terhadap pembalap-pembalap berprestasi tahun 2008. Nomor motocross, gresstrack, roadrace dan balap mobil. "Kalau PON mungkin tak dibahas. Karena kami pesimis balap motor dipertandingkan di PON 2012. Tidak ada harapan, tidak ada rekomendasi dari hasil raker karena Balap Motor selama ini kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah," tutur Sekretaris Pengprov IMI Riau, Andi Putra, Rabu (11/2).
Bicara soal balap motor, Provinsi Riau merupakan penyumbang pembalap terbanyak di tanah air. Data IMI Riau tercatat sekitar 2.000 pembalap berasal dari Riau. Selain itu, dari segi prestasi pembinaan pembalap, IMI Riau merupakan yang terbaik ketiga di seluruh Indonesia, setelah DKI dan Jawa Timur. "Artinya perkembangan balap motor di Riau terus meningkat. Sementara di Riau sendiri tidak memiliki sirkuit permanen," ujar Andi.
Dasar penilaian PP IMI tersebut dilihat dari segi kesekretariatan , bendahara dan organisasi yang berjalan dengan baik. Penilaian ini dilakukan dalam kurun tahun 2008. Selain itu, IMI Riau di bawah kepengurusan Edy Horison juga mendapat penghargaan sebagai Pengda atau Pengprov pertama di Indonesia yang menggelar Musda untuk periode 2008-2012.
Selain itu IMI Riau juga akan meminta Pemprov Riau untuk membangun sirkuit permanen, supaya bakat-bakat pembalap lokal bisa terasah melalui latihan. Bukan sebaliknya melakukan balapan liar yang mengganggu ketertiban umum, dan rawan menimbulkan korban kecelakaan. "Kalau tak ada dana membangun sirkuit, cukup sediakan lahan parkir luas yang diaspal segi empat. Lapangan ini bisa kami manfaatkan untuk balapan dan sesekali untuk kegiatan lainnya," imbuh Kabid Binpres Pengprov IMI Riau, Aryanti.
Sementara itu, terkait Raker IMI Riau tersebut, semua klub dihimbau supaya mendata ulang Kartu Tanda Anggota (KTA) yang berakhir selama setahun. Anggota IMI Riau yang terdaftar sekitar 65 klub juga diharapkan membayar iuran anggota tahunan. Karena masih banyak klub yang menggak iuran hingga beberapa tahun. (ihsan)
kepada IMI..kapan nich dah ada kejurnas IMI di SULSEL....sdh lama tdk ada kerjurnas IMI di SULSEL....kami mohon untuk mengadakanx di SULSEL....
by:AdI sp #09
Posted by: adi sp | Selasa, 9 Februari 2010 | 13:15 WIB
baaaa IMI ko
kami lah taaaaaaragak balap ko a
daripada balap liar kami
om...
kpn nii di ada kan roadrace ge d pkan baru......
dngar2 dr org kta na tggal 21-22 ni kn d ada kn...
pha bnar tu om....??
al na qmi dh pd siap2 nii....
Posted by: randy achmed | Rabu, 11 November 2009 | 01:16 WIB
kepada IMI..kapan nich dah ada kejurnas IMI di SULSEL....sdh lama tdk ada kerjurnas IMI di SULSEL....kami mohon untuk mengadakanx di SULSEL....
by:AdI sp #09
Posted by: adi sp | Selasa, 9 Februari 2010 | 13:15 WIB
baaaa IMI ko
kami lah taaaaaaragak balap ko a
daripada balap liar kami
om...
kpn nii di ada kan roadrace ge d pkan baru......
dngar2 dr org kta na tggal 21-22 ni kn d ada kn...
pha bnar tu om....??
al na qmi dh pd siap2 nii....
Posted by: randy achmed | Rabu, 11 November 2009 | 01:16 WIB