|
|
|
Aneka Cara Merawat Vagina
foto/net
" " Senin, 23 Februari 2009 | 13:11 WIB
Laporan :
TUBUH kita pada dasarnya memiliki mekanisme perlindungan bila ada gangguan datang dari luar tubuh. Demikian juga yang terjadi pada vagina. Bila ada kotoran, vagina memiliki mekanisme pembersihan sendiri dengan mengandalkan koloni bakteri normal yang menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam dan di sekitar alat vital. Namun, sayang keseimbangan dapat terganggu bila pemiliknya tidak begitu peduli dengan organnya. Penggunaan celana basah atau celana dalam terlalu ketat misalnya dapat mengganggu keseimbangan itu. Dalam keadaan tertentu, perawatan vagina tidak cukup hanya membersihkan bagian luar. Bagian dalam pun perlu dilakukan. Ada beberapa cara yang biasa dilakukan dalam rangka merawat organ reproduksi wanita ini. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda pertimbangkan; 1. Bilas dengan cairan pembersih Karena itu, selain cairan pembilas, obat-obatan untuk mengatasi gangguan yang ada juga akan diberikan. Tidak semua gangguan bisa diselesaikan dengan cairan ini. Biasanya cairan ini hanya dapat mengatasi keputihan. Jadi tidak akan mampu mengatasi penyakit kelamin apalagi penyakit menular seksual. 2. Sinar laser Untuk gangguan ringan, penembakan biasanya dilakukan dalam jangka waktu 15 menit sekali. Bila gangguan sudah berat, butuh puluhan menit dengan beberapa kali tembakan dalam beberapa hari. Obat juga kerap diberikan oleh dokter setelah penembakan laser dilakukan. 3. Terapi Ozon Agar pengobatan efektif, biasanya terapi ini dikombinasi juga dengan obat-obatan. Namun, dalam hal ini ozon tidak bisa digunakan untuk mengatasi penyakit seksual atau penyakit menular seksual. Dan yang jelas, terapi ini harus dilakukan dengan seorang dokter yang ahli dalam hal ini. Sebab, jika tidak digunakan secara tepat, memasukkan ozon ke organ kewanitaan hanya akan menyebabkan berkembang biaknya bakteri yang malah merugikan vagina. 4. Penguapan hangat Dengan demikian, meski dikatakan penguapan merupakan satu cara merawat vagina, langkah ini bukan untuk mencegah timbulnya penyakit apalagi menghilangkan gangguan. 5. Gurah vagina 6. Spa Vagina Beberapa terapi ini jelas merupakan terapi yang aman dan semua orang kenal terapi ini. “Jadi terapi V-spa itu sebenarnya terapi yang umum digunakan dalam perawatan kesehatan, hanya kali ini khusus diterapkan untuk bagian vagina saja,” ungkap Hj. Worro Harry Soeharman, M.Ph, MKA, penggagas terapi ini. 7. Kuras Vagina Sebab itu wanita yang menderita keputihan hendaknya tidak menunda pengobatannya. Supaya tidak repot, penderita bisa mendatangi klinik semacam Klinik Pasutri atau Pusat Pelayanan Keluarga yang memberi pelayanan mulai dari wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium serta membersihkan vagina sampai ke rongga rahim hingga pengobatannya sampai tuntas. Caranya, ujung vagina sampai rongga rahim diteropong dengan speculum. Dengan alat penjepit kain kasa (gaas) yang terlebih dulu direndam dalam betadin ini, tindakan "kuras" dilakukan. Tidak perlu takut, karena tindakan ini sederhana dan tidak menyiksa. Usai hasil lab diketahui, dokter akan memberikan obat yang tepat. Bisa berupa obat minum, bisa juga tablet yang dimasukkan ke lubang vagina. Setelah 3 bulan, pasien diharapkan kembali untuk cek ulang. Para ibu yang menghadapi masalah dengan pasangan sehubungan dengan kasus ini bisa sekalian berkonsultasi. Para wanita yang menderita keputihan, acap kali kambuh penyakitnya karena kurang diobati tuntas. Mengobati daerah sekitar vagina saja belum cukup, sebaiknya sampai ke bagian dalam. (kompas.com) KOMENTAR ANDAkatanya cairan pembersih bisa mengakibatkan kankerservik.bagaimana ini? Posted by: cinta | Sabtu, 23 Januari 2010 | 09:39 WIB pengobatan dg sinar laser n terapi ozon, ok. perawatan dg spa, ok... tnyata kita harus paham dulu ttg keluhan mrs.V qta Posted by: shobeyra | Senin, 22 Juni 2009 | 12:28 WIB pengobatan dg sinar laser n terapi ozon, ok. perawatan dg spa, ok... tnyata kita harus paham dulu ttg keluhan mrs.V qta Posted by: shobeyra | Senin, 22 Juni 2009 | 12:28 WIB pengobatan dg sinar laser n terapi ozon, ok. perawatan dg spa, ok... tnyata kita harus paham dulu ttg keluhan mrs.V qta Posted by: shobeyra | Senin, 22 Juni 2009 | 12:28 WIB pengobatan dg sinar laser n terapi ozon, ok. perawatan dg spa, ok... tnyata kita harus paham dulu ttg keluhan mrs.V qta Posted by: shobeyra | Senin, 22 Juni 2009 | 12:28 WIB komentar : Silahkan Isi Komentar anda dengan tidak menyinggung SARA
|
Terkini
|
|
katanya cairan pembersih bisa mengakibatkan kankerservik.bagaimana ini? Posted by: cinta | Sabtu, 23 Januari 2010 | 09:39 WIB pengobatan dg sinar laser n terapi ozon, ok. perawatan dg spa, ok... tnyata kita harus paham dulu ttg keluhan mrs.V qta Posted by: shobeyra | Senin, 22 Juni 2009 | 12:28 WIB pengobatan dg sinar laser n terapi ozon, ok. perawatan dg spa, ok... tnyata kita harus paham dulu ttg keluhan mrs.V qta Posted by: shobeyra | Senin, 22 Juni 2009 | 12:28 WIB pengobatan dg sinar laser n terapi ozon, ok. perawatan dg spa, ok... tnyata kita harus paham dulu ttg keluhan mrs.V qta Posted by: shobeyra | Senin, 22 Juni 2009 | 12:28 WIB pengobatan dg sinar laser n terapi ozon, ok. perawatan dg spa, ok... tnyata kita harus paham dulu ttg keluhan mrs.V qta Posted by: shobeyra | Senin, 22 Juni 2009 | 12:28 WIB |